Himbauan Untuk Perizinan SLF Aceh

SLF singkatan dari Surat Laik Fungsi, merupakan dokumen wajib bangunan yang sudah selesai dikerjakan. Sertifikat ini akan didapatkan jika bangunan benar-benar sudah lulus uji kelayakan dari dinas terkait. Dasar hukum Sertifikat Laik Fungsi merupakan Peraturan Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu Peraturan 19 tahun2018 tentang Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan Gedung atau IMB dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Tujuan dari peraturan ini adalah dalam rangka menertibkan penyelenggaraan bangunan gedung serta meningkatkan pelayanan gedung dari perizinan gedung. Kelayakan gedung ditinjau dari fungsi bangunan yaitu meliputi kesesuaian fungsi, persyaratan tata bangunan, keselamatan, kenyamanan, kesehatan dan pemeliharaan atau perawatan gedung.

Dokumen SLF ini sebagai bukti kelayakan dan legalitas suatu bangunan. Ketika masyarakat ingin membeli rumah atau bangunan hendaknya jangan meremehkan urusan legalitas gedung agar tak ada kesalahpahaman yang terjadi setelahnya. Bangunan di banyak wilayah di Indonesia sudah mulai diwajibkan untuk memilik SLF, untuk pemilik gedung wilayah Aceh perlu segera mempersiapkan diri untuk mengurus dokumen penting ini.

Himbauan Untuk Perizinan SLF Aceh

Mengurus dokumen SLF ini memang tak dipungut biaya atau gratis akan tetapi persyaratannya termasuk banyak dan harus dipenuhi semuanya. Anda dapat mengurusnya secara pribadi, tapi jasa SLF memang bisa menjadi pilihan. Berikut persyaratannya.

Syarat Pengajuan SLF

  1. Surat permohonan mengajukan dokumen SLF
  2. Fotokopi identitas pemilik gedung

Bagi WNI cukup menyiapkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan bagi WNA dapat menggunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau VISA/Paspor

  1. Fotokopi Akta Badan Hukum atau Badan Usaha

Diperuntukkan bagi perusahaan atau lembaga, sertakan Akta pendirian dan perubahan (Kantor Pusat atay Kantor Cabang), SK pengesahan pendirian dan perubahan, NPWP Badan Hukum.

  1. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah
  2. Fotokopi IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)
  3. Berita acata telah disetujui selesainya pelaksanaan bangunan yang sesuai IMB
  4. Laporan Direksi Pengawas
  5. Hardcopy dan softcopy gambaran as build drawing
  6. Rekomendasi dan Berita Acara dari Instansi terkait yang menjelaskan hasil uji coba instalasi dan kelengkapan bangunan
  7. Foto bangunan yang diajukan
  8. Foto Sumur Resapan Air Hujan dan gambar SRAH serta ukuran dan perhitungan.